Rabu, 28 Maret 2012

wawancara


LAPORAN HASIL WAWANCARA

Hari/Tanggal               : Jumat / 6 Mei 2011
Waktu                          : Pukul 09.30 WIB s.d. 10.00 WIB
Tempat                        : Camp Dewan Ambalan (DA)
Narasumber                : Faisal Adi Setyawan, Pradana Gudep Diponegoro-Kartini
Pewawancara              : Ida Fitriana
Topik                           : Seleksi penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru di Gudep Diponegoro-Kartini
Hasil Wawancara
            Faisal Adi Setyawan (narasumber) sebagai seorang pradana di Gudep Diponegoro-Kartini berpendapat bahwa seleksi penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru perlu diadakan agar bisa mendapatkan anggota yang benar-benar berminat pada organisasi Dewan Ambalan (DA) yang dapat berkomitmen dan bertanggung jawab serta mampu dalam menjalankan tugas yang diembannya, minimal pernah menjadi Dewan Penggalang (DP) sewaktu di SMP. Dalam penerimaan Dewan Ambalan (DA) akan dibentuk panitia agar dalam penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru terorganisasi dengan baik. Dan pembentukan panitia tersebut dipilih sesuai kemampuan yang dimiliki. Dimana panitia itu sendiri beranggotakan seluruh anggota Dewan Ambalan (DA) tahun lalu yang setiap anggota Dewan Ambalan mendapatkan tugas sendiri-sendiri.
            Pendaftaran bagi adik-adik kelas X yang berminat ingin menjadi anggota Dewan Ambalan (DA) yang baru akan dibuka mulai tanggal 1 Juni-15 Juli 2011 di Camp Dewan Ambalan (DA) atau juga bisa melalui wali ruang masing-masing kelas. Seleksi sendiri akan dilangsungkan mulai tanggal 5-6 Agustus 2011. Seleksi akan diadakan di ruang kelas XII IPS 1-XII IPA 1. Kemungkinan akan diadakan 2 seleksi, yaitu tertulis dan wawancara. Namun masih memungkinkan tambahan seleksi lagi. Dalam seleksi tertulis yang akan di ujikan hanya seputar materi yang telah di berikan oleh wali ruang masing-masing kelas.
            Sebelum semua itu dilaksanakan para anggota Dewan Ambalan (DA) sekarang lebih memberikan pengertian-pengertian dan pengetahuan-pengetahuan tentang pramuka kepada adik-adik kelas X. Hal itu ditujukan untuk menumbuhkan minat adik-adik kelas X agar tertarik menjadi anggota Dewan Ambalan (DA) yang baru.
            Menjadi anggota Dewan Ambalan (DA) bukan merupakan hal yang mudah. Para anggota Dewan Ambalan (DA) yang baru mempunyai tugas dan kewajiban yang cukup berat. Oleh sebab itu, para anggota Dewan Ambalan (DA) sekarang lebih selektif dalam penerimaan anggota Dewan Ambalan (DA) baru agar pramuka di SMA N 1 CAWAS dapat lebih maju lagi karena memiliki Dewan Ambalan yang berkualitas. Harapan anggota Dewan Ambalan (DA) sekarang terlebih lagi harapan kak Faisal Adi Setyawan sendiri sebagai seorang Pradana adalah semoga anggota Dewan Ambalan (DA) mendatang dapat melaksanakan tugasnya lebih baik dari anggota Dewan Ambalan (DA) sebelumnya.










            Faisal Adi Setyawan, seorang Pradana di Gudep Diponegoro-Kartini sedang diwawancarai perihal seleksi penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru di Gudep Diponegoro-Kartini.
Pewawancara    : “Selamat pagi terimakasih atas kesediaan Anda meluangkan waktu  untuk            wawancara ini.”
Faisal Adi S        : “ Oh ya, saya senang bisa membantu, meski hanya memberikan beberapa informasi atau pendapat.”
Pewawancara    : “Bisa kita mulai sekarang?”
Faisal Adi S        : “Silakan.”
Pewawancara    : “Menurut Anda, mengapa perlu diadakan seleksi dalam penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru?”
Faisal Adi S        : “Dalam penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru perlu diadakan seleksi agar bisa mendapatkan anggota Dewan Ambalan (DA) baru yang benar-benar berminat pada organisasi Dewan Ambalan (DA) yang dapat berkomitmen dan bertanggung jawab serta mempunyai kemampuan dalam melaksanakan tugasnya.”
Pewawancara    : “Siapa saja panitia yang akan memperlancar dalam penerimaan Dewan Ambalan (DA) baru ini?”
Faisal Adi S        : “Panitia yang dipilih sesuai kemampuan yang dimiliki agar dapat melaksanakan tugas dengan maksimal. Panitia itu beranggotakan seluruh anggota Dewan Ambalan (DA) tahun lalu yang setiap anggota Dewan Ambalan mendapatkan tugas sendiri-sendiri.”
Pewawancara    : “Kapan pendaftaran Dewan Ambalan (DA) akan dibuka?”
Faisal Adi S        : “Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Juni-15 Juli 2011.”
Pewawancara    : “Dimana adik-adik kelas X yang berminat ikut Dewan Ambalan (DA) dapat mendaftarkan diri?”
Faisal Adi S        : “Bagi adik-adik kelas X yang berminat ikut Dewan Ambalan (DA) dapat mendaftar melalui wali ruang masing-masing kelas atau bisa langsung datang ke Camp DA.”
Pewawancara    : “Kapan seleksi Dewan Ambalan (DA) baru akan dilangsungkan?”
Faisal Adi S        : “Seleksi Dewan Ambalan (DA) baru akan dilangsungkan mulai tanggal 5-6 Agustus 2011.”
Pewawancara    : “Dimana seleksi akan diadakan?”
Faisal Adi S        : “Seleksi akan diadakan di ruang kelas XII IPS 1-XII IPA 1.”
Pewawancara    : “Bagaimana seleksi Dewan Ambalan (DA) baru ini akan dilangsungkan?”
Faisal Adi S        : “Seleksi Dewan Ambalan (DA) baru ini kemungkinan akan diadakan 2 seleksi, yaitu tertulis dan wawancara. Namun masih memungkinkan tambahan seleksi lagi. Dimana dalam seleksi tertulis yang akan diujikan hanya seputar materi yang telah diberikan oleh wali ruang masing-masing kelas.”
Pewawancara    : “Apa harapan Anda bagi anggota Dewan Ambalan (DA) mendatang?”
Faisal Adi S        : “Harapan saya semoga anggota Dewan Ambalan (DA) mendatang dapat melaksanakan tugasnya lebih baik dari anggota Dewan Ambalan (DA) sebelumnya dan dapat lebih memajukan kegiatan pramuka yang ada di SMA N 1 Cawas.”
Pewawancara    : “Terimakasih atas waktu yang telah Anda luangkan untuk saya.”
Faisal Adi S        : “Ya sama-sama. Senang bisa membantu Anda.”

Nama : Ida Fitriana
No      : 15
Kelas  : X Unggulan 1

cerpen


Siluet Kisah

            TULALIT....tulalit !!!!!!!! Satu pesan telah menyadarkanku dari mimpi. Langsung kuraih hape yang tak jauh dari tempatku tidur. Kupelototi layarnya ternyata nomor baru. Dan alangkah terkejutnya aku baca tulisan yang berderet di layar. Cowok yang slalu ada di pikirku tiba – tiba SMS. Sebenarnya kita udah kenal sejak dulu tapi gak pernah ngobrol. Kubalas SMS dari Ryan, gak berapa lama dia balas. Aku dan Ryan saling tanya satu sama lain. Aku dan Ryan jadi sering SMS-an, kadang dia telpon hanya sekedar ngobrol.
Suatu sore yang cerah.......
            “Nisa,kenapa diem aja?” , Ryan menyadarkanku dari lamunan.
            “Ech....gak kenapa – kenapa kok.” ,  jawabku kikuk karena baru kali ini maen bareng Ryan. Biarpun udah kenal lama tapi baru kali ini aku ngobrol langsung dengannya.
            “Gimana pensinya kemaren?” , basa – basi kutanya sekedar memecah kebisuan.
            “ Yah....biasa aja, abis lagunya gak asyik.” , balas Ryan sambil lihatin aku. Aku jadi kikuk karena dia lihatin aku terus.
            Saat mataku bertemu dengan matanya, jantung ini berdetak dengan kencangnya. Tiba – tiba dia raih tanganku. Memainkan jemariku sambil ngobrol.
            “Pulang yuuk? Udah mau maghrib neh.” , ajakku pada Ryan.
            “Iya.” , jawabnya singkat dan langsung ngambil motor.

            PAGI ini begitu cerah. Burung berkicau seolah menyenandungkan lagu yang indah. Dan awan pun berarak dengan teratur. Suasana yang mendukung buat beraktivitas. Menuntut ilmu buat menyambut masa depan.
            “Ciieee.....yang lagi kasmaran dari tadi senyam – senyum sendiri.” , goda Dewi yang tiba – tiba nongol di depanku.        
            “Echhhh,gak kok. Apaan sich Dew bikin gosip aja.” , kujawab dengan penuh malu.
            “Gak salah!!! Alah ngaku aja lagi mikirin Ryan.” , goda Tuti juga sambil nyengir ngelihatin giginya yang putih.
            “Aku dan Ryan itu Cuma temenan, gak lebih.” , jawabku agak kesal. Sebenarnya rasa ini ada di hati tapi slalu kutepis karena aku pengen mikirin sekolah dulu. Aku gak pengen pacaran dulu sebelum lulus SMA, itu komitmenku.
            Dan bel pulang berbunyi. Aku dan kedua sahabatku, Dewi dan Tuti langsung membereskan alat tulis dan segera pulang. Di jalan kita bertiga bercanda bareng sambil ngelihatin cowok – cowok yang tampangnya sedap dipandang. Hitung – hitung buat melekin neh mata.
            Biarpun beda sekolah. Aku di SMA dan Ryan di SMK, karena gak pengen nerusin. Makanya dia pilih di SMK ngambil jurusan pertanian. Itu semua gak membuat kita jauh. Malah sering ketemu. Kadang aku ikut ke sekolahnya buat bantuin nyirami anggrek kalo pas jadwalnya Ryan. Kadang dia nemenin aku ke warnet buat ngerjain tugas. Pertemuan yang terlalu sering membuat kita gak sadar kalo kita sama – sama suka. Karena sebelum rasa rindu itu hadir kita udah bertemu.
            “Gimana ntar malam?” , tanya Ray, sahabatku yang beda sekolah.
            “Ya jadi lah, mask gak jadi.” , sahut Tuti dengan muka penuh serius sambil jempolnya mijitin keypad.
            “Apaan sich?” , Dewi yang belum ngeh ikut nimbrung.
            “Ntar malam ngumpul di rumahku ya?” , kukedipkan mataku buat kasih isyarat pada Ray dan Dewi. Dewi hanya menganggukkan kepala dan mengiyakan.
            Malam pun tiba, kami berempat ngumpul di rumahku. Setelah semua siap, langsung kuambil kue dan nyanyiin lagu ultah, disusul Ray dan Tuti. Dewi baru sadar ternyata kami ngumpul buat kasih surprise ke dia. Pesta pun digelar, kami berjingkrak – jingkrak dengan penuh tawa diiringi lagu nge-hitz. Tiba – tiba badanku bergetar. Kuambil hape yang ada di saku, SMS Ryan. Besok Ryan ngajakin jalan – jalan.
            “Nisa, aku jemput kamu di sekolahmu ya?” , suara di seberang terdengar pelan dan penuh harap.
            “Gak usah!!! Ntar temen – temen pada tahu.” , jawabku lirih karena takut kedengeran dan kepergok aku lagi telpon – telponan sama Ryan.
            “Ya udah, kita ketemuan di tempat biasa.” , balasnya penuh kekecewaan.
            Aku pun pergi ke tempat biasa aku dan Ryan ketemuan. Ryan udah ada di sana. Kita jalan – jalan menghabiskan waktu berdua. Tertawa dan bercanda penuh kemesraan.

KULALUI hari – hari bersama Ryan. Tanpa kusadari hampir tiga tahun kita bersama. Akhir kelas tiga, aku dan Ryan sama – sama sibuk. Banyak kegiatan yang menyita waktu dan nguras tenaga. Les ini itu sampe sore buat ngadepin ujian. Sama – sama sibuk membuat kita jarang ketemuan tapi komunikasi masih lancar. Aku berencana kuliah dan Ryan bekerja di Luar Jawa setelah lulus.
Ujian berlalu. Entah kenapa, sikap Ryan akhir – akhir ini . Memang gak parah berubahnya, cuma tetap aja bikin sebel. Padahal dia tahu kalo kita pernah berjanji untuk saling memahami sebagai sahabat dan gak pacaran dulu sebelum lulus SMA. Meski dekat, sejauh ini hubungan kita masih sebatas teman. Gak lebih. Apalagi sampe Ryan secara terbuka mengungkapkan perasaan padaku. Belum pernah, tuh.
“LULUS......!!!!!!!!!!!!!!!!” , semua berteriak menyambut kelulusan. Seperti udah tradisi, seragam pada diwarnain. Tak ketinggalan dengan diriku ‘n the gank. Setelah lulus, aku sibuk nyari bangku kuliah. Di sela kesibukanku, Ryan ngajakin jalan – jalan. Kita mampir jajan. Aku kaget, sungguh kaget. Ryan mengungkapkan perasaannya. Dan kujawab, akhirnya mata itu kembali bersinar. Kulihat di matanya ada cinta yang tulus.
            “Makasih ya Nisa, kamu udah nrima aku.” , dengan tatapan penuh sayang kata itu keluar dari bibirnya.
            Seakan tak ingin melewatkan dan menyia – nyiakan hari, aku dan Ryan sering menghabiskan hari bersama. Entah cuma ngobrol, jajan, ke warnet, pokoknya bareng. Karena sebentar lagi Ryan mau pergi jauh.
            Kepergian Ryan membuatku begitu kesepian. Biasanya bercanda bareng tapi kini udah gak bisa. Iseng – iseng kubaca novel yang berjudul “Siluet Senja” karya Ria dan Hafidz buat ngusir kebosananku.
            “Lagi baca apa mbak?” , Tuti ngagetin aku yang lagi serius baca novel.
            “Iseng aja abis gak ada kerjaan.” , mataku masih betah melototin huruf – huruf yang ada di buku itu.
            “Ciieee....yang lagi ditinggal sang kekasih!” , goda Tuti dengan nada genit.
“Apaan sich ganggu aja.” , jawabku dengan pura – pura marah.
            “Alaaaahhh.....gitu aja mukanya ditekuk.” , rayu Tuti yang ngira aku marah.
            Aku masih asyik dengan duniaku. Kubaca novel itu sampai selesai. Airmataku menetes dan aku sadar kalo selama ini banyak dosa yang kuperbuat. Membuang – buang waktu dengan hal yang gak ada manfaatnya.

            SETELAH membaca novel itu, aku jadi rajin ikut kajian Islam. Belajar memahami Islam dengan sebenar – benarnya. Dan mulai memakai jilbab biarpun belum serapi para jilbaber.
            Aku mulai menjauh dari Ryan. SMS dan telpon Ryan hanya kubalas seperlunya. Ryan jadi bingung dengan perubahanku. Dan mulai bertanya – tanya ada apa dengan diriku kini. Aku ingin menjelaskan semua ini pada Ryan. Bahwa cinta yang kita jalani  hanyalah cinta semu. Ada cinta yang abadi dan lebih suci yaitu cinta Ilahi. Tapi aku bingung gimana caranya dan harus mulai dari mana buat menceritakan semuanya.
Tokk...tokk...tokk!!!!!!!!! Suara ketukan pintu membuyarkan lamunanku. Aku bergegas membuka pintu. Dan ternyata Pak Pos mengantarkan surat. Kubaca pengirimnya, tertera nama Ryan. Usai sholat, kubuka dan kubaca surat itu.

Dearest Nisa,
Aku berusaha untuk memahamimu. Tapi aku tak pernah bisa. Aku butuh pelita bagi cintaku yang hampir beku. Aku sungguh bingung dengan perubahanmu. Bila memang ada cinta lain diantara kita, aku mengalah. Aku butuh jawab, dan kumohon jangan siksa aku seperti ini. Doa kubingkiskan untukmu dan sematkanlah secuil doa bagi jiwa yang rapuh ini.
 Ryan,
(yang slalu mencintaimu dengan ketulusan)

Kulipat surat itu dengan penuh doa dan airmata yang membasahi pipiku. Seperti ada rasa tak tega buat mengatakan yang sebenarnya. Tapi kucoba untuk kuat karena aku gak ingin jadi lemah. Kukukuhkan hatiku bahwa hanya cinta Ilahi yang abadi dan suci. Tegas kukatakan inilah yang terbaik.
Segera kubalas surat dari Ryan karena aku gak ingin Ryan salah paham dengan semua ini. Aku ingin mengakhiri cinta yang kujalin dengan Ryan. Aku ingin Ryan juga seperti diriku. Mengerti dan belajar hakikat cinta yang sebenarnya.




Untuk Ryan,
(yang bingung akan perubahanku)
Sebelumnya aku meminta maaf atas semua kesalahpahaman yang terjadi diantara kita. Sungguh tidak ada laki – laki lain di sini seperti yang kamu tuduhkan padaku. Yang ada hanyalah cinta yang lain. Cinta yang abadi dan suci, yang tidak berlumur dengan nafsu semata. Yaitu cinta kepada Ilahi.
Cinta yang pernah kita jalin dan rasakan adalah cinta semu yang ternoda. Jangan pernah menyesali apa yang telah menjadi keputusanku. Dan jangan pernah mengingkari apa yang kau rasakan tentangku. Yakinlah, bila memang kita berjodoh, Allah akan mempertemukan kita dalam keridhaan-Nya. Bila tidak, yakinlah apa yang terjadi diantara kita, itulah yang terbaik bagi kita.
Maafkan aku tak bisa menjadi pelita bagi cintamu yang hampir beku. Karena aku tak ingin terus mengecap cinta semu ini. Aku ingin cinta yang lebih agung dan indah. Karena cinta kepada Ilahi tidak berlumur nafsu dan tidak pernah mati. Ia akan abadi dan tidak pernah merasakan sakit.
Dariku,
(yang belajar menjadi lebih baik)

Dengan penuh linangan airmata, kulipat surat itu dan kumasukkan ke dalam amplop. Biarlah siluet kisah ini menjadi kenangan untuk belajar memaknai cinta. Dan menjadi awal dari hidupku yang lebih baik dan penuh cinta Ilahi. Ya Allah, bimbing aku untuk terus berusaha menjadi manusia yang penuh ketakwaan. Juga jaga hatiku, biarlah hatiku hanya merasakan cinta-Mu.

proposal penyiaran radio


PROPOSAL PENYIARAN RADIO

Nama radio
:
Twenty FM
Frekuensi
:
101,7 FM
Nama penyiar
:
Ifi
Segmen
:
Remaja
Durasi
:
60 menit
Nama acara
:
Ganas (Gen 30 lagu terpanas)
Waktu
:
19.00 – 20.00

PEMBUKA
Assalamuaikum Wr.Wb
Selamat malam sobat twenty semua. Jumpa lagi dengan saya Ifi di 101,7 FM Twenty radio (Radionya Para Remaja) dalam acara GANAS (Gen 30 Lagu Terpanas). Seperti biasa, saya akan menemani sobat twenty semua selama 60 menit ke depan. Buat yang mau gabung untuk request lagu bareng Ifi di 101,7 FM Twenty Radio, langsung saja telephone ke nomor 021-5643746 atau juga bisa sms ke nomor 085612341111. Nah buat yang udah gabung, Ifi bakalan kasih hadiah yang seru abis. Mau tau hadiahnya apa? Nie dia, Ifi bakal puterin lagu yang pastinya keren banget dan pastinya bikin sobat Twenty semua jadi semangat buat ngerjain hal-hal yang baru. Okey saya akan memutarkan sebuah lagu Tetap Semangat dari Bondan untuk membuka acara kita pada malam hari ini. Buat sobat Twenty semua tetap stay tuned di 101,7 FM Twenty Radio.

ISI
            Wah.... pas banget ya sobat Twenty semua. Lagu ini bener-bener bisa memotivasi kita untuk selalu semangat dalam menghadapi semua problematika hidup ini. Lagu itu seperti mengajak kita semua untuk menikmati setiap permasalahan-permasalahan dalam hidup sebagai tantangan yang harus kita takhlukan.
            Okey saya akan membacakan sms dari sobat Twenty semua. Yang pertama dari Pratiwi.
Pratiwi
:
“Selamat malam mbak Ifi, saya Pratiwi dari Japanan. Saya ingin kirim salam untuk Amin yang di hatiku, aku slalu setia menunggumu disini. Saya Request lagunya Zivilia yang Setia. Makasih mbak Ifi.”
Ifi
:
“Selamat malam juga Pratiwi, wah bahagianya Amin yang slalu setia di tungguin kamu. Okey deh saya akan putarkaan lagunya. Okey sama-sama, di tunggu aja ya.”
            Okey saya akan putarkan lagu yang telah di request oleh Pratiwi. Semoga Amin mendengarkan isi hatimu. Zivilia, Setia.
            Ya itu tadi sebuah lagu dari Zivilia, Setia. Nah buat yang baru ikutan gabung langsung aja telephon ke nomor 021-5643746 atau juga bisa sms ke nomor 085612341111. Okey kayaknya udah ada yang nelfon nih.
Ifi
:
“Hallo, Twenty Radio (Radionya Para Remaja) 101,7 FM. Dengan siapa dan dimana?”
Evy
:
“Dengan Evy di Sumberan, Tancep.”
Ifi
:
“Okey Evy, mau kirim salam buat siapa?”
Evy
:
“Saya mau kirim salam buat Junaidi di Kedungan yang telah mencuri hatiku dan saya mau request lagunya Indah Dewi Pertiwi yang Hipnotis. Malem mbak.”
Ifi
:
“Hehehehe selamat buat Junaidi yang telah berhasil mencuri hatimu Evy. Okey ditunggu ya lagunya. Malem juga Evy.”
           
            Okey saya akan putarkan lagu yang telah Evy request. hipnotis dari Indah Dewi Pertiwi.
            Kembali lagi di 101,7 FM Twenty Radio bersama Ifi dalam acara GANAS (Gen 30 Lagu Terpanas). Nah Itu tadi sebuah lagu dari Indah Dewi Pertiwi, Hipnotis. Buat yang baru ikutan gabung langsung aja telephon ke nomor 021-5643746 atau juga bisa sms ke nomor 085612341111. Okey saya akan kembali membacakan sms dari sobat Twenty semua. Dari Pipit.
Pipit
:
“Selamat malam mbak Ifi. Saya Pipit dari Pedan, saya mau kirim salam buat anak-anak XI IPA Unggulan 1. Semoga kalian semua baik-baik saja. Aku sayang kalian semua. Saya mau request lagu dari Bondan yang Kita Slamanya. Matur nuwun.”
Ifi
:
“Selamat malam juga Pipit. Ditunggu ya lagunya.”

Yah saya akan memutarkan lagu yang telah Pipit request. Bondan, Kita Slamanya.
            Itu tadi sebuah lagu dari Bondan, Kita Slamanya.

PENUTUP
            Yah tanpa terasa selama 60 menit saya sudah menemani sobat Twenty semua. Okey saya akan berbagi sedikit pesan kepada sobat Twenty semua bahwa percayalah akan diri kalian sendiri dan berjuanglah atas kesanggupan kalian semua. Makasih banget buat sobat Twenty semua yang udah ikutan gabung bareng Ifi dalam acara GANAS (Gen 30 Lagu Terpanas) di 101,7 FM Twenty Radio. Buat sobat Twenty semua yang sms nya belum Ifi bacakan maaf banget ya. Tapi tenang saja, nggak usah khawatir besuk pasti akan saya bacakan dalam acara dan waktu yang sama yaitu GANAS (Gen 30 Lagu Terpanas) mulai dari pukul 19.00 – 20.00 WIB di 101,7 FM Twenty Radio. Bila ada salah kata saya mohon maaf. Okey untuk lagu penutup persembahan dari Ifi sebuah lagu Mimpi dari Anggun untuk sobat Twenty semua. Saya Ifi Wassalamualaikum Wr.Wb dan selamat malam.